Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Pengamat Sebut Duet Anies-Kaesang Cuma Gimmick

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 15:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana duet mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep pada Pilkada DKI Jakarta 2024 dinilai hanya sekadar gimmick politik.

“Wacana Anies-Kaesang lebih pada gimmick politik PSI,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada wartawan, Jumat (14/6).

Pasalnya, kata Dedi, wacana duet Anies-Kaesang mencuat setelah ada rencananya sokongan dari PDIP kepada Anies Baswedan.


“Setelah adanya sokongan PDIP ke Anies Baswedan,” jelasnya.

Pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu pun mengingatkan, potensi resiko bila Anies berpasangan dengan Kaesang. Risiko reputasi yang akan diterima Anies sangat besar bilamana berpasangan dengan Kaesang.

“Di luar itu, risiko reputasi yang dihadapi Anies akan sangat besar, menggandeng Kaesang belum tentu memenangi kontestasi karena pertentangan pemilih Jakarta ke koalisi Jokowi cukup besar,” tuturnya.

Lanjut Dedi, sekalipun Anies menang saat berpasangan dengan Kaesang maka berpotensi kehilangan simpati pemilih nasional. Artinya, harapan Anies untuk maju di Pilpres 2029 bisa kandas.

“Peluang menang akan terbuka, menyerupai kemenangan Gibran, tentu diiringi polemik atau justru sebaliknya bisa saja kalah by design dan orientasinya meruntuhkan reputasi Anies,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya