Berita

Tampilan drone menunjukkan properti yang rusak, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Vovchansk, wilayah Kharkiv, Ukraina, dalam tangkapan layar dari video selebaran yang dirilis pada 2 Juni 2024/Net

Dunia

Perang Rusia-Ukraina Sumbang 175 Juta Ton Emisi CO2

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Invasi Rusia ke Ukraina yang dilancarkan 24 Februari 2022 lalu telah menyumbang emisi karbon dioksida (CO2) hingga 175 juta ton.

Laporan yang dirilis Kementerian Lingkungan Hidup Ukraina mengatakan, emisi bersumber dari miliaran liter bahan bakar yang digunakan kendaran militer.

Kemudian asap dari kebakaran hampir satu juta hektar hutan, gedung dan pabrik minyak yang diledakkan juga berkontribusi menghasilkan emisi karbon.


"Perkiraan 175 juta ton tersebut setara dengan emisi tahunan yang dihasilkan oleh 90 juta mobil, atau seluruh Belanda dalam setahun," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Reuters pada Kamis (13/6).

Dijelaskan bahwa aktivitas militer bertanggung jawab atas 51,6 juta ton emisi setara CO2. Mayoritas dari jumlah tersebut, yaitu 35,2 juta ton CO2, disebabkan oleh konsumsi bahan bakar militer Rusia, dan 9,4 juta ton lainnya disebabkan oleh penggunaan bahan bakar oleh militer Ukraina.

Dikatakan bahwa satu juta hektar lahan telah hangus akibat 27.000 kebakaran yang berhubungan dengan perang, menyebabkan kerusakan atmosfer setara dengan 23 juta ton CO2.

Laporan tersebut juga menghitung bahwa penutupan wilayah udara di Ukraina dan beberapa bagian Rusia, serta pembatasan penggunaan wilayah udara Rusia oleh maskapai penerbangan tertentu, telah menciptakan lebih dari 24 juta ton emisi CO2 tambahan.

Lebih lanjut, laporan itu juga menghitung biaya finansial yang harus dibayarkan sebagai kompensasi atas emisi yang dihasilkan.

"Total kerusakan iklim yang disebabkan oleh Federasi Rusia setelah 24 bulan perang berjumlah lebih dari 32 miliar dolar AS,” paparnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya