Berita

Ketua Umum PB Persatuan Boling Indonesia, Marsda TNI Purn Agus Muhammad Bahron/RMOL

Olahraga

Gandeng Influencer, PB PBI Bertekad Kembali Populerkan Boling

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 11:56 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) melakukan berbagai inovasi, mengembalikan popularitas boling, dengan cara menggandeng sejumlah influener untuk mensosialisasikan kepada masyarakat luas.

Ketua Umum PB PBI, Marsda TNI Purn Agus Muhammad Bahron, mengatakan, pihaknya sudah mengundang artis papan atas, Raffi Ahmad, untuk menghadiri gala dinner, tapi karena sedang ke Tanah Suci, diharapkan bisa datang di kesempatan selanjutnya.

"Sebetulnya malam ini kita undang Raffi Ahmad, tapi karena beliau naik haji, dan titip salam. Itu sudah kami programkan, karena dari situlah kita kembali populer," kata Baron, sapaan akrabnya, di sela-sela Gala Dinner PB PBI 2024, di Executive Club Persada, Jakarta, Rabu (12/6).


PB PBI juga merancang serangkaian acara dan kompetisi yang akan melibatkan influencer. Mereka akan mengadakan turnamen boling antar-influencer.

"Oh pasti (turnamen artis)," kata Baron.

Dia yakin, melalui kolaborasi itu, PB PBI berharap bisa menciptakan tren baru di dunia olahraga Indonesia, dan menarik minat lebih banyak orang untuk mencoba boling.

Dengan dukungan influencer yang memiliki pengaruh besar di media sosial, boling diharapkan menjadi makin populer dan digemari secara luas.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PB PBI, Agum Gumelar, menyatakan, boling merupakan olahraga yang masih memungkinkan membawa nama besar Indonesia di kanca dunia.

"Boling masih memungkinkan bicara di tingkat dunia, lain dengan olahraga yang baru ingin ke pentas dunia, tapi prestasi belum di pentas dunia. Tapi kalau boling sudah berprestasi di pentas dunia," katanya.

Sebagai contoh, peboling bernama Ryan Leonard Lalisang pernah menjadi runner up kejuaraan dunia boling pada 2019 dalam event Qubica AMF Bowling World Cup.

"Jadi boling sudah berulang kali menyumbangkan medali," tutup Agum.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya