Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Yudisial (KY) RI Arie Sudihar/Repro

Politik

KY Ajukan Tambahan Anggaran Rp116,8 M di Tahun 2025

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 11:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Yudisial (KY) RI mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp116,8 miliar untuk tahun 2025.

Permintaan itu diajukan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komisi Yudisial (KY) RI Arie Sudihar dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (13/6).

Arie menuturkan, rancangan awal KY untuk anggaran tahun 2025 sebesar Rp373,2 miliar namun berdasarkan pagu indikatif, KY hanya mendapatkan Rp167,3 miliar.


“Untuk itu kami mohon dukungan dari bapak ibu pimpinan dan anggota komisi tiga DPR RI kami mengajukan usulan tambahan anggaran tahun 2025 sebesar Rp116,8 miliar,” ujar Arie.

Arie juga menyebut bahwa Ketua KY telah mengirimkan surat kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas untuk permohonan tambahan anggaran ini.

Tambahan anggaran tersebut diperlukan untuk beberapa kegiatan penting, seperti: Seleksi calon hakim agung yang saat ini hanya tersedia untuk satu kali kegiatan, dengan tambahan diharapkan untuk satu kali lagi, Penanganan laporan masyarakat, Pemantauan persidangan dan aktivitas terkait lainnya.

“Kami, pimpinan komisi, Ketua KY sudah mengirimkan surat kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas terkait permohonan tambahan anggaran,” pungkasnya.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya