Berita

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman/Net

Bisnis

Kementan Alihkan Dana Seminar Hingga Perjalanan Dinas Rp7 T untuk Mitigasi Kekeringan

RABU, 12 JUNI 2024 | 13:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah anggaran di Kementerian Pertanian (Kementan) senilai Rp7 triliun bakal dialihkan untuk pengadaan pompa di berbagai wilayah sebagai upaya mitigasi kekeringan di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (11/6).

Dalam pernyataannya, Amran mengatakan bahwa sumber dana itu berasal dari anggaran seminar hingga perjalanan dinas yang dianggap kurang penting.


"Yang dulunya diperuntukkan untuk bangunan, diperuntukkan untuk sebagian perjalanan dinas, acara seminar, kemudian biaya tak penting,  kami cabut," kata Amran, dikutip Rabu (12/6).

Selain itu membeli pompa, dana tersebut, kata Amran juga akan digunakan untuk membiayai pembelian benih serta alat pertanian untuk para petani jagung dan beras.

"Kami refocusing (alihkan) kemudian kami belikan benih, pompa, alat mesin pertanian untuk petani," sambungnya.

Dikatakan Amran, saat ini pihaknya sudah menyiapkan sekitar 25 ribu unit pompa, namun unit tersebut baru 70 persen dari target yang sudah terpasang.

Adapun daerah yang bakal menjadi fokus pengadaan pompa untuk 30 persen sisanya. lanjut Amran yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jadi beliau (Presiden Jokowi) perintahkan segera, selesaikan yang 30 persen sebelum Agustus. Semoga bisa selesai," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya