Berita

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam kegiatan Panen Raya Komoditas Bawang Merah, di lahan pertanian terpadu Korem 051/Wijayakarta, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (11/6)./Ist

Pertahanan

Optimalkan Lahan, Mentan Beri Jenderal Maruli Julukan "Bapak Pangan"

SELASA, 11 JUNI 2024 | 21:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak disematkan julukan sebagai "Bapak Pangan".

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada kegiatan Panen Raya Komoditas Bawang Merah, di lahan pertanian terpadu Korem 051/Wijayakarta, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (11/6).

Julukan “Bapak Pangan” kepada Maruli sebagai apresiasi terhadap kinerja TNI AD yang tak henti-hentinya menggaungkan dan mengimplementasikan program Ketahanan Pangan Nasional kepada seluruh satuan jajaran TNI AD di seluruh pelosok negeri.


Apalagi, TNI AD selama ini selalu menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan lahan kosong untuk pengembangan sektor pertanian, salah satunya komoditas bawang merah.

"Ini luar biasa, gerakan yang masif di seluruh Indonesia. Kami mengerti Bapak KSAD ini ahli di bidang pengairan. Pangan (juga) sekarang sudah ekspansi di komoditas bawang. Mewakili pemerintah dan petani Indonesia, kami ucapkan terima kasih," kata Andi.

Menyikapi hal ini, Maruli mengatakan bahwa program penanaman bawang adalah program lama yang mendapat dukungan dari pemerintah, sehingga proses dari pembukaan lahan dan penanamannya dapat terlaksana secara tersebar di seluruh Indonesia.

"Ke depan selanjutnya, bagaimana petani yang biasanya cuma panen sekali, dari Pak Menteri disupport (agar) kami yang mengerjakan. Supaya ada pompanisasi, kemudian optimalisasi lahan. Jadi diupayakan bisa tiga kali panen, minimal," kata Maruli.

Sebagai informasi, luas lahan tanaman bawang mencapai 13 hektare, dan lahan yang dipanen adalah seluas 4,5 hektare secara bertahap, sedangkan panen bawang merah dan cabai juga dilakukan secara serentak oleh 27 satuan jajaran Kodam Jaya/Jayakarta, dengan luas total lahan yang dipanen mencapai 66,9263 hektare.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya