Berita

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia/Rep

Bisnis

Sungguh Aneh, Bahlil Ngaku Tak Terlibat Proses Masuknya Starlink

SELASA, 11 JUNI 2024 | 13:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengaku tidak dilibatkan masuknya Starlink ke Indonesia. Padahal kapasitasnya sebagai menteri investasi seharusnya menjadi ujung tombak dari proses masuknya Starlink tersebut.

Hal itu disampaikan Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI membahas soal RKP dan RKA 2025, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (11/6).

"Saya boleh jujur ya di ruangan ini, saya tidak meng-handle langsung ini Starlink," kata Bahlil dalam rapat.


Bahlil mengatakan bahwa timnya tidak pernah dilibatkan dalam urusan investasi Starlink.

"Saya juga tidak pernah, tim saya juga tidak pernah untuk melakukan pembahasan teknis terkait dengan Starlink. Saya jujur ini," bebernya.

Lantas Bahlil membongkar investasi Starlink yang masuk ke Indonesia itu dengan Komisi VI.

"Supaya tidak ada dusta di antara kita, Starlink itu investasinya Rp30 miliar. Ini menurut data OSS ya, tenaga kerjanya tugas orang yang terdaftar," ujarnya.

"Selain dari data yang kami punya, kita tidak bisa berikan penjelasan tambahan," tutupnya.

Dengan demikian publik semakin menganggap banyak keanehan di masa akhir periode pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) saat ini.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya