Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Boeing: Indonesia adalah Pasar Sekaligus Pemasok Suku Cadang

SELASA, 11 JUNI 2024 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan perannya dalam rantai pasok industri penerbangan global.

Regional Vice President of Asia Supply Chain Boeing, Craig Abler, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang baik untuk berkembang pada sektor penerbangan. Indonesia dapat menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada 2037 mendatang dengan potensi pergerakan penumpang sebanyak 390 juta orang.

Saat ini, Boeing bermitra dengan empat pemasok suku cadang dari Indonesia yang selama beberapa tahun berpartisipasi dalam rantai pasokan industri pesawat Boeing, yaitu PT Dirgantara Indonesia, Pudak Scientific, Collins Aerospace Indonesia, dan Jabil Circuit Indonesia.


"Mereka sudah masuk dalam mata rantai pasokan. Para pemasok Indonesia tersebut telah berpartisipasi dalam rantai pasok global," katanya, dikutip Selasa (11/6).

Keempat pemasok Indonesia itu memiliki kapabilitas yang telah memenuhi standar industri penerbangan dan menyuplai ke dalam sistem produksi Boeing.

Dalam kesempatan sama, Country Managing Director Boeing Indonesia Zaid Alami mengatakan Indonesia sudah menjadi pemain dalam industri penerbangan, khususnya bagi Boeing.

"Indonesia sudah menjadi pemain dalam industri penerbangan," kata Zaid.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya