Berita

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan Tahun Buku 2023 di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (10/6)/Ist

Bisnis

Capaian 2023 Tegaskan Peran Pertamina sebagai BUMN Energi

SENIN, 10 JUNI 2024 | 16:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Target produksi energi hingga pendistribusian BBM dan LPG Pertamina ke seluruh Indonesia telah tercapai 98 persen hingga akhir tahun 2023. Target ini diraih berkat program BBM 1 Harga, One Village One Outlet (OVOO) dan Pertashop.

Pencapaian target ini sekaligus menegaskan peran PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN energi.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan, pemenuhan kebutuhan energi ini dibarengi dengan pengelolaan prinsip availability, accessibility, affordability, acceptability, dan sustainability.


“Pertamina fokus dalam operasional bisnis terintegrasi, mulai dari hulu migas, penyaluran dengan berbagai moda transportasi, pemrosesan hingga akhirnya produk dapat memenuhi kebutuhan konsumen, baik untuk industri, komersil, maupun masyarakat dan rumah tangga," kata Nicke usai RUPST Perseroan Tahun Buku 2023 di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (10/6).   

Dari sisi ketersediaan (availability), produk hulu Pertamina menjadi tulang punggung energi nasional. Lifting minyak Pertamina berkontribusi pada 69 persen minyak mentah nasional, sedangkan lifting gas Pertamina mencakup 34 persen dari total gas nasional.

Sementara dari sisi pengolahan kilang, produk bahan bakar bermotor (BBM) nasional dapat memenuhi 70 persen kebutuhan BBM nasional, kecuali produk diesel dan avtur yang telah disuplai sepenuhnya atau 100 persen dari kilang-kilang Pertamina.

“Upaya peningkatan migas terus dilakukan termasuk akuisisi dan ekspansi migas ke mancanegara, serta produk-produk kilang dari penyelesaian proyek kilang,” tambah Nicke.

Sementara dari sisi tersedianya akses (accessibility) dan kemampuan daya beli (affordability), Pertamina berkomitmen meningkatkan jangkauan pasokan energi hingga ke pelosok negeri.

Pada tahun 2023, Pertamina telah menambah outlet penjualan produk berkualitas hingga ke desa-desa, seperti program BBM 1 Harga, Pertashop dan OVOO.

Accessibility juga dilakukan upaya distribusi produk-produk Pertamina melalui berbagai moda transportasi. Pertamina melalui subholding Integrated Marine Logistics PT Pertamina International Shipping mengoperasikan 784 kapal (milik dan sewa). Kapal ini telah berlayar di berbagai rute domestik hingga pelosok nusantara, serta 50 rute internasional.

Dari sisi pemanfaatan produk berkualitas (acceptability), Pertamina berkomitmen memimpin dan menjadi kontributor terbesar dalam bisnis rendah emisi. Dari bisnis panas bumi (geothermal), menghasilkan energi bersih sebanyak 1.877 Megawatt (MW) atau setara 79 persen produksi panas bumi nasional.

Pertamina memproduksi bahan bakar nabati untuk beberapa varian BBM yakni Biodiesel (B35) dan Minyak Nabati Hydrotreated (HVO), Pertamax Green 95 (E5), serta Sustainable Aviation Fuel (J2.4).

Pertamina juga menjadi pionir untuk ekosistem Carbon Capture Storage/Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCS/CCUS), hydrogen, natural-based solutions (NBS), dan perdagangan karbon secara terintegrasi.

“Selain upaya penurunan emisi dari internal Pertamina, kami mendorong supplier dan pihak ketiga Pertamina untuk meningkatkan concern pada dekarbonisasi, sehingga target NZE mampu lebih cepat tercapai,” jelas Nicke.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, berbagai upaya sustainability Pertamina telah membawa peningkatan peringkat ESG (environment, social, governance) tahun 2023, yakni menjadi posisi pertama pada subsektor minyak dan gas terintegrasi dibandingkan dari 61 perusahaan dunia.

"Peran Pertamina dalam pendistribusian energi, termasuk upaya menggerakan ekosistem bisnis rendah karbon dan memicu pertumbuhan ekonomi nasional menjadi salah satu pencapaian dalam tahun 2023," tandasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Diam-diam Nusron Wahid Datang ke KPK Tanpa Penjadwalan Pemeriksaan

Rabu, 04 November 2026 | 10:26

Harga Minyak Dunia Turun ke 103 Dolar AS

Rabu, 04 November 2026 | 10:17

Skandal Listyo Sigit jadi Pintu Masuk Seret Jokowi-Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 10:13

Kapolri Terlama yang Sukses Tanam Jagung jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Mahfud MD: Gila!

Rabu, 04 November 2026 | 09:51

Laporan Keuangan Danantara Ditarget Rampung November 2026

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

PT Djarum Bayar Cukai Tak Semestinya, Negara Rugi Triliunan Rupiah

Rabu, 04 November 2026 | 09:45

Prabowo Saja Bisa Disadap Apalagi Rakyat Jelata

Rabu, 04 November 2026 | 09:41

Perkuat Hilirisasi, NTB Berpeluang Jadi Sentra Industri Kelapa

Rabu, 04 November 2026 | 09:33

Listyo Sigit Lakukan Kejahatan Paling Jahat

Rabu, 04 November 2026 | 09:30

IHSG Merah, Mayoritas Saham Berguguran

Rabu, 04 November 2026 | 09:20

Selengkapnya