Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Liburan Hari Raya Iduladha, KAI Daop 1 Tambah 8 Kereta Jarak Jauh

JUMAT, 07 JUNI 2024 | 12:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta berupaya mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode Hari Raya Iduladha 1445 H dengan menyiapkan tambahan delapan kereta api Jarak jauh.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko dalam pernyataannya yang dikutip Jumat (7/6) menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada masa high season seperti periode liburan Hari Raya Iduladha.

Pada Rabu (5/6), jumlah tiket yang terjual untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen periode 14-19 Juni telah mencapai 106.040 tiket atau rata-rata 17.673 tiket per hari dari total ketersediaan sebanyak 217 ribu tiket.


Menurutnya, angka penjualan tiket tersebut masih akan terus bertambah mendekati masa long weekend Hari Raya Iduladha.

Jika tiket yang diinginkan sudah habis, Ixfan mengatakan bahwa masyarakat dapat memilih tanggal dan rute alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang dapat memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

Ia menuturkan bahwa sejauh ini rute favorit pelanggan pada masa libur panjang tersebut adalah Jakarta-Surabaya, Jakarta-Solo dan Jakarta-Malang.

"Dalam menyediakan transportasi kereta api khususnya di masa long weekend, KAI memastikan akan melayani masyarakat dengan aman sehingga momen liburan bersama keluarga dapat dinikmati pelanggan dengan nyaman dan menyenangkan," ucapnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya