Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Kamis (6/6)./Ist

Politik

Bertemu Zelensky di Singapura, Prabowo Langsung Lapor Jokowi

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 22:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memaparkan hasil kunjungan kerjanya ke Shangri-La Dialogue di Singapura selama beberapa hari lalu, saat menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pada Kamis (6/6).

Kepada Jokowi, Prabowo menjelaskan telah menuturkan berbagai hal penting ketika bertemu dengan berbagai tokoh kepada Jokowi termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

"Saya lapor ke presiden (Jokowi) pembicaraan saya terus berusaha meyakinkan Presiden Zelensky, menawarkan jasa-jasa baik kita, indonesia bisa membantu untuk mendorong ke arah gencatan senjata," kata Prabowo.


Prabowo pun mengungkapkan dirinya diundang Zelensky untuk hadir di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Jenewa, yang rencananya akan digelar bulan ini.

Namun, undangan itu masih harus dibicarakan lebih lanjut dengan berbagai pihak termasuk Menteri Luar Negeri dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

"Beliau minta khusus ketemu kita, ketemu Indonesia dan ketemu saya. Beliau mengundang saya ke Jenewa tapi tentunya nanti presiden, Menteri Luar Negeri akan menggodok mungkin juga bersama Menko Polhukam akan digodok sikap Indonesia yang final apakah kita hadir atau tidak," kata Prabowo.

Soal Gaza, Prabkwk kembali menekankan bahwa Jokowi sangat mendukung jika Indonesia kirim tenaga kesehatan dan rumah sakit untuk membantu warga sipil Gaza.

"Beberapa hal masalah Gaza saya lapor ke presiden dan sangat mendukung, memberi instruksi kepada saya kita siap mengirim rumah sakit, mengirim tenaga kesehatan kita. Serta bekerja sama dengan beberapa negara mitra terutama negara-negara Timur Tengah yang juga sudah mengoperasikakan rumah sakit di situ yaitu Uni Emirat Arab," kata Prabowo.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya