Berita

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP di Hotel Le Semar, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten pada Kamis petang (6/6)./RMOL

Politik

PPP Bahas Sikap Politik Untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran di Rapimnas

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 21:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menentukan sikap politik di pemerintahan Prabowo-Gibran dalam waktu dekat.

Hal itu dipastikan Plt Ketua Umum PPP, Muhammad Mardiono saat menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di  Hotel Le Semar, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten Kamis (6/6).

"(Oposisi atau gabung pemerintahan) Nah ini termasuk awal dari diskusi itu, tetapi nanti ada forum lagi ya, ada forum lagi untuk menentukan itu setelah perjuangan kita itu ada gambaran," kata Mardiono kepada wartawan.


Saat ditanyai kapan PPP akan memutuskan sikap, Mardiono tidak menjelaskan lebih rinci.

"Ya entah nanti ketika akan mengemuka di dalam rapat ini ya bisa saja nanti besok pagi kemudian di malam ini nanti diputuskan bisa saja, kan Rapat ini terbuka luas, tidak menutup hak-hak mereka ya," kata Mardiono.

Meski begitu, Mardiono tidak mau mengesampingkan fokus utama dalam Rapimnas ke-9 PPP yakni konsolidasi nasional dan mensukseskan Pilkada serentak.

"Hari ini kita yang paling utama adalah soal konsolidasi nasional, sukses pilkada dan kemudian untuk mendorong bagaimana perjuangan kita bisa lolos di parlemen," kata Mardiono.

Dalam Pilpres kemarin, PPP bersama PDIP, Hanura, dan Perindo mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya