Berita

Presiden Joko Widodo saat melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Bina Bangsa School di IKN pada Rabu, 5 Juni 2024/Setkab RI

Bisnis

Bina Bangsa School Bangun Sekolah di IKN Senilai Rp150 Miliar

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 18:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

  Bina Bangsa School secara resmi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking gedung sekolah di Ibu Kota Nusantara pada Rabu (5/6).

Pembangunan fasilitas pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan SMP yang berbasis internasional tersebut diperkirakan merogoh kocek hingga Rp150 miliar dengan gedung yang akan dibangun di atas lahan 1,8 hektare.

Dalam peresmian tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Bina Bangsa School Nusantara dirancang dengan fasilitas modern yang mendukung proses belajar mengajar yang interaktif dan inovatif di IKN.


"Bina Bangsa School di IKN menunjukkan keseriusan komitmen kita menyediakan fasilitas pendukung di Nusantara, termasuk menghadirkan lembaga pendidikan yang berkualitas di dunia,” kata Jokowi dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (6/6).

Di sisi lain, Plt Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa pembangunan sekolah itu merupakan bagian dari pemenuhan hak kepada rakyat untuk mengenyam pendidikan.

"Memfasilitasi pendidikan terlebih pendidikan dasar adalah pemenuhan hak utama bagi Rakyat Indonesia. Kami (Otorita IKN) juga tentu memfasilitasi bentuk-bentuk penyediaan pendidikan di Nusantara," tuturnya.

Direktur Utama Bina Bangsa School, Surya Putra Subandi sendiri menambahkan bahwa pihaknya sangat antusias dalam memberikan pelayanan pendidikan di ibu kota baru tersebut.

"Kami sangat bersemangat untuk mendukung perkembangan negara, terutama dalam sektor edukasi, dengan menyediakan fasilitas edukasi yang terancang dengan baik dan terintegrasi dengan teknologi digital terbaru," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya