Berita

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, saat meninjau lokasi GBK, Jakarta Pusat, Kamis (6/6)/Istimewa

Presisi

2.086 Personel Kawal Pertandingan Indonesia Vs Irak di SUGBK

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 15:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 2.086 personel gabungan TNI Polri dan Pemda dikerahkan untuk mengamankan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia vs Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada Kamis (6/6) pukul 16.00 WIB.

“Hari ini kami kerahkan 2.086 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan sepak bola Indonesia vs Irak di GBK Jakarta. Personel gabungan itu terdiri dari TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, kepada wartawan, Kamis (6/6).

Personel gabungan itu nantinya akan disebar di sejumlah titik di kawasan GBK. Mulai dari pintu masuk GBK hingga tempat berlangsungnya pertandingan.


Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya juga tengah mempersiapkan rekayasa lalulintas yang bersifat situasional.

Di sisi lain, Susatyo memastikan bila petugas akan menindak tegas bagi penonton yang mencoba membawa petasan, kembang api maupun flare seperti pernah terjadi pada pertandingan sebelumnya di GBK.

Susatyo juga memastikan personel yang melakukan pengamanan tidak ada yang membawa senjata api.

“Yang terlibat pengamanan tetap humanis, kita layani saudara-saudara kita yang akan menonton pertandingan sepak bola, tidak ada yang membawa senjata api maupun sangkur dalam pengamanan. Semua perintah dan kendali dari saya sebagai Kapamwil. Tidak ada gerakan dan tindakan tambahan yang bersifat pribadi," tandas Susatyo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya