Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Dorong Rusia Mendekat ke Taliban

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 13:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Normalisasi hubungan Rusia dengan Taliban semakin terlihat setelah Presiden Vladimir Putin mengeluarkan seruan penguatan hubungan bilateral.

Dalam konferensi pers dengan media asing pada Rabu (5/6), Putin menilai penting untuk membangun hubungan erat dengan pemerintah yang berkuasa atas Afghanistan saat ini.

"Kami selalu percaya bahwa kami perlu menghadapi kenyataan. Taliban berkuasa di Afghanistan. Kita harus membangun hubungan dengan pemerintah Taliban,” kata Putin, seperti dimuat AFP.


Pekan lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa Moskow berencana mengeluarkan Taliban dari daftar organisasi teroris terlarang.

"Mereka (Taliban) adalah pemimpin sebenarnya di Afghanistan," kata Lavrov saat itu.

Taliban telah ditetapkan sebagai organisasi teroris di Rusia sejak tahun 2003.

Seruan Putin dapat lebih meningkatkan diplomasi antara Rusia dan Afghanistan, namun tidak akan mencapai pengakuan resmi terhadap pemerintah Taliban dan apa yang mereka sebut sebagai Imarah Islam Afghanistan".

Sejak mengambil alih kekuasaan, otoritas Taliban telah menerapkan hukum Islam ekstrem yang secara efektif melarang perempuan terlibat dalam kehidupan publik.

Rusia selama bertahun-tahun telah membina hubungan dengan Taliban.

Kepala pasukan AS di Afghanistan mengklaim pada tahun 2018 bahwa Rusia menyediakan senjata kepada kelompok tersebut, tuduhan yang dibantah Moskow pada saat itu.

Moskow sendiri memiliki sejarah yang rumit dengan Afghanistan, dimana Uni Soviet telah berperang selama satu dekade melawan pejuang gerilya pada tahun 1980an untuk menopang pemerintah yang didukung Kremlin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya