Berita

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro/Ist

Presisi

1.626 Personel Amankan Demo Tolak Tapera di Monas

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 11:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 1.626 personel gabungan siap mengamankan demo Partai Buruh dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Kamis (6/6) siang ini, di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

"Hari ini kami siap mengamankan warga menyampaikan pendapat, kami turunkan 1.626 personel yang nantinya akan dibagi di beberapa titik pengamanan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, dalam keterangan resmi.

Menurut dia, untuk rekayasa lalu lintas bersifat situasional.


"Jika diperlukan akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Kami imbau masyarakat yang akan melintas kawasan Monas agar mencari jalan alternatif," ujar Susatyo.

Kepada para pengunjuk rasa, Susatyo berpesan agar dalam menyampaikan pendapat di muka umum juga harus memperhatikan hak-hak masyarakat lain, sehingga aturan dalam undang-undang penyampaian pendapat di muka umum harap dipatuhi, agar semua kegiatan berjalan aman dan kondusif.

Dia memastikan seluruh personel yang bertugas tidak membawa senjata api.

"Seluruh personel tidak ada yang membawa senjata api. Tidak ada gerakan lain, perintah dan kendali ada pada saya sebagai Kapamwil. Selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negosiasi, melayani dan humanis," tutupnya.

Pada demo ini buruh menuntut beberapa hal, seperti penolakkan PP Tapera, tolak Uang Kuliah Tunggal (UKT), tolak KRIS BPJS Kesehatan, tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, dan meminta pemerintah menghapus outsourcing tolak upah murah.

Aksi dipimpin Presiden Partai Buruh yang juga Presiden KSPI, Said Iqbal.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya