Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Sumatera Gelap Gulita, Darmawan Prasodjo Harus Mundur dari Kursi Dirut PLN

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 10:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Blackout atau pemadaman listrik terjadi di sebagian besar provinsi Pulau Sumatera yaitu Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, Sumatera Barat dan Riau bahkan Sumatera Utara sejak Selasa (4/6) menjadi sorotan.

Diakui dari PT PLN, ada gangguan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Linggau-Lahat yang mengakibatkan sejumlah wilayah di Pulau Sumatera mengalami pemadaman listrik, termasuk Riau.

Koordinator Aliansi Mahasiswa Lampung di Jakarta, Kurniawan mengatakan bahwa pemadaman yang di sejumlah titik berlangsung 24 jam lebih, menjadi bukti monopoli usaha listrik PLN tidak berbanding lurus dengan baiknya pelayanan.


"Memonopoli pasar pasokan Listrik di Indonesia, ternyata tidak semerta-merta membuat PLN memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen di tanah air," kata Kurniawan kepada wartawan, Kamis (6/6).

Seharusnya, kata Kurniawan, PLN sebagai perusahaan listrik tunggal bisa memaksimalkan pelayanan dengan cermat melakukan perawatan infrastruktur penyaluran listrik.

"Tapi alih-alih ketersedian pasokan listrik yang normal dan memadai, faktanya berbanding terbalik yang tengah dirasakan oleh hampir sebagian besar konsumen dari Pulau Sumatera," tuturnya.

Lebih disesalkan lagi, lanjutnya, PLN tidak jarang mengancam denda bahkan pemutusan aliran listrik saat konsumen telat melakukan pembayaran bulanan.

"Pembayaran harus tepat waktu dan jika telat sehari saja langsung terjadi pemutusan," ketusnya.

Dia pun meminta tanggung jawab dari Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo atas kegagalan mengelola perusahaan sampai terjadi pemadaman listrik dalam waktu panjang.

"Bapak Darmawan Prasodjo harus rela mengakui kelalaiannya, meminta maaf kepada konsumen dan memilih mundur dari posisi Direktur Umum PT PLN," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya