Berita

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin memberikan sambutan saat perayaan Persib juara di halaman Gedung Sate Bandung/Ist

Nusantara

Bey Kecewa Bobotoh Rusak Mobil Pelat B saat Konvoi Persib Juara

RABU, 05 JUNI 2024 | 11:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tindakan tak terpuji oknum bobotoh yang merusak mobil berpelat B saat konvoi perayaan Persib Bandung sebagai juara Liga 1 Indonesia, telah mencederai momentum sejarah yang dicetak Maung Bandung.

Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, bobotoh seharusnya bersikap dewasa dalam merayakan keberhasilan Persib Bandung.  

"Saya agak sedih dengarnya. Harusnya bobotoh beri yang terbaik. Kita harus mengedukasi, supaya tidak sewenang-wenang," kata Bey di bsela pemberian kadeudeuh untuk Persib di Gedung Sate Bandung, pada Selasa malam (4/5).


Dalam situasi apapun, lanjut Bey, sebisa mungkin harus berjalan sempurna tanpa cela. Demikian pula seperti yang diupayakan Pemprov Jabar, ketika mendapat keluhan atas gangguan di situs Disdik kemarin.

"Harus zero mistake. Seperti PPDB kemarin error. Langsung banyak laporan ke media sosial. Itu kenyataan yang harus kita hadapi. Kami terbuka di media sosial," kata Bey dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Sementara korban pengerusakan pemecahan kaca mobil, Vivi bercerita pasca terjadi perusakan pada mobilnya. Ia bersama suami usai nonton bareng di wilayah Jalan Pajajaran.

Saat di Jalan Garuda, mobil yang dikendari dihadang oknum bobotoh, dan langsung memecahkan kaca tengah bagian kanan.

"Karena mobil pelat B, dicegat di jalan. Ada yang nyamperin, mukul kaca dan dorong mobil," kata Vivi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya