Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Repro

Politik

Sri Mulyani Harap Pemerintahan Mendatang Capai Target Kemiskinan Nol Persen

SELASA, 04 JUNI 2024 | 15:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Target kemiskinan nol persen diharapkan terjadi pada pemerintahan mendatang.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dalam rapat paripurna masa sidang ke-V tahun 2023-2024 dengan agenda penyampaian tanggapan pemerintah terhadap fraksi-fraksi di DPR RI terkait RAPBN 2025, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (4/6).

Sri Mulyani mengatakan, inflasi menjadi salah satu kunci untuk menjaga daya beli masyarakat dan menjaga tren pertumbuhan ekonomi.


Inflasi yang dijaga pada level 1,5-3,5 persen, di tengah inflasi global yang melonjak tinggi dan belum kembali ke pra pandemi merupakan sebuah tantangan yang tidak mudah.

"Tren kemiskinan diharapkan menurun dengan ketimpangan yang harus diturunkan. Didukung dengan hilirisasi yang ciptakan sumber pertumbuhan baru yang baik secara spasial atau sektoral,” kata Sri Mulyani.

Menurutnya, sektor manufaktur dengan basis teknologi tinggi akan meningkatkan pendapatan para pekerja, sehingga kemiskinan bisa ditekan.

"Di dalam KEM-PKF (Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal 2025) kami dorong urgensi perbaikan kualitas SDM, termasuk melalui berbagai program pelatihan link and match dunia usaha-pendidikan,” kata Sri Mulyani.

Ia menambahkan, kesehjateraan rakyat perlu ditopang oleh komitmen stabilitas harga dan inflasi rendah serta daya beli masyarakat meningkat.

"Dari pasar uang, nilai tukar dan yield dari bond atau SBN menjadi faktor yang tentukan APBN," demikian Sri Mulyani.




Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya