Berita

Ketua Bappilu Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa menyerahkan surat rekomendasi ke Lucky Hakim maju Pilbup Indramayu/Ist

Politik

Nasdem Jagokan Farhan dan Lucky Hakim Tarung di Pilkada 2024

SELASA, 04 JUNI 2024 | 11:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem menugaskan kadernya Muhammad Farhan untuk maju di Pilwalkot Bandung dan Lucky Hakim di Pilbup Indramayu pada Pemilihan Kepala Daerah 2024.

Ketua Bappilu Nasdem Jawa Barat, Saan Mustopa menyebutkan ada sejumlah pertimbangan dalam memutuskan nama-nama tersebut.

“Track record itu penting, kedua tentu kemampuan dan kapasitas, ketiga loyalitas terkhusus kepada masyarakat,” kata Saan dalam keterangan tertulis, Selasa (6/4).


Kader Nasdem yang diusung ini dipastikan mempunyai komitmen dan keberpihakan untuk memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Itu yang kita tekankan kepada mereka semua, karena Nasdem ketika mencalonkan mereka tidak meminta apapun, kecuali komitmen dan tanggung jawab untuk daerah dan masyarakat,” beber Saan yang juga Ketua DPW Nasdem Jabar ini.

Lebih lanjut, Saan menekankan, politik tanpa mahar Nasdem akan terus menjadi pedoman. Ini sebagai wujud keseriusan Nasdem melahirkan pemimpin yang berintegritas untuk masyarakat.

“Mereka mendaftar tidak kita bebani biaya pendaftaran, kita hanya minta satu, jangan kecewakan partai, jangan dia berleha leha sehingga dia tidak mengurus daerah dan rakyatnya. Itu saja,” tandas Pimpinan Komisi II DPR RI ini.

Surat Rekomendasi tersebut diserahkan langsung Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Nasdem, Willy Aditya.

Selain Farhan dan Lucky, Nasdem juga menugaskan Rian Firmansyah untuk Calon Bupati Kabupaten Bandung Barat dan Eti Herawati sebagai Calon Walikota Cirebon.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya