Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi di forum Public Lecture yang digelar Universitas Gajah Mada pada Senin, Juni 2024/Repro

Dunia

Menlu RI Jelaskan Maksud Prabowo Siap Kirim Pasukan ke Gaza

SENIN, 03 JUNI 2024 | 11:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza, sebagaimana yang disampaikan presiden terpilih Prabowo Subianto di acara IISS Shangri-la Dialogue di Singapura akhir pekan lalu cukup menarik banyak perhatian.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi memberikan penjelasan mengenai apa yang dimaksud Prabowo dengan mengirimkan pasukan ke Gaza. Dikatakan bahwa pasukan yang akan dikirimkan merupakan pasukan perdamaian yang bergerak di bawah komando Dewan Keamanan PBB.

"Perlu digarisbawahi bahwa pasukan perdamaian yang dimaksud adalah penjaga perdamaian di bawah PBB," tegasnya di forum Public Lecture yang digelar Universitas Gajah Mada pada Senin (3/6).


Menlu lebih lanjut menjelaskan, Indonesia merupakan salah satu dari kontributor terbesar pasukan perdamaian di bawah PBB selama 10 tahun terakhir. Kemudian Indonesia juga berhasil meningkatkan pengiriman jumlah peacekeeper perempuan yang banyak dibutuhkan PBB saat ini.

"Kita berhasil meningkatan jumlah peacekeeper perempuan. Ternyata di lapangan kebutuhan untuk personel perempuan ini banyak," ungkapnya.

Retno menjelaskan bahwa mekanisme pengerahan yang dimaksud Prabowo adalah setelah gencatan senjata berhasil diraih dan PBB setuju mengirim pasukan perdamaian ke Jalur Gaza.

"Yang dimaksud Prabowo adalah, apabila PBB memutuskan untuk mengirimkan pasukan perdamaian, maka Indonesia siap untuk berkontribusi," kata Menlu.

Menurut Menlu, pengiriman pasukan ke wilayah konflik oleh PBB adalah hal yang biasa terjadi, seperti pengiriman di Sudan dan Mali. Sementara Indonesia sudah terbukti memberikan banyak kontribusi pada penambahan personel.

"Ini bukan yang pertama, dan terbukti kita salah satu yang terbesar dan sejalan dengan konstitusi kita, untuk mencapai perdamaian dunia," ujarnya.

Di acara IISS Shangri-la Dialogue pada Sabtu (1/6), Prabowo menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus mendukung gencatan senjata yang komprehensif serta permanen, sebagai langkah penting untuk menuju perdamaian di antara Israel dan Palestina.

Dia bahkan dengan tegas menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Jalur Gaza.

“Kami siap melakukan apapun yang kami bisa untuk memberi bantuan kemanusiaan serta kami siap apabila diminta PBB, untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian,” kata Prabowo.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya