Berita

Emas logo Antam/Ist

Politik

PKS: Kasus 109 Ton Emas Antam Akibat Kelalaian Pengawasan

SENIN, 03 JUNI 2024 | 10:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kelalaian pengawasan internal PT. Antam dianggap sebagai faktor utama munculnya kasus 109 ton emas logo Antam palsu yang menyeret enam pejabat perusahaan emas pelat merah itu menjadi tersangka.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/6).

Legislator dari Fraksi PKS ini meminta aparat penegak hukum mengungkap biang kerok hingga tuntas utama pemalsuan logo Antam dalam emas batangan yang beredar di masyarakat.


"Ini soal good corporate governance, soal manajemen dan pengawasan internal.  Soal ini harus diungkap," ujar Mulyanto

Mulyanto juga meminta aparat penegak hukum memastikan secara transparan dari emas yang diproduksi apakah imitasi atau tidak dan juga sertifikasi produk dengan logo Antam itu.

"Soal ini harus dipastikan oleh aparat hukum, agar masyarakat tidak dirugikan.  Termasuk soal keaslian sertifikat produknya," tutup Mulyanto.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya