Berita

Ketua Komisi VII DPR, Sugeng Suparwoto/Ist

Politik

Transisi Energi Jalan di Tempat, Ekonomi Terancam Kolaps

MINGGU, 02 JUNI 2024 | 16:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perekonomian Indonesia terancam kolaps, imbas bengkaknya subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan perkasanya Dolar Amerika Serikat.

Di sisi lain, menurut Ketua Komisi VII DPR, Sugeng Suparwoto, upaya transisi energi yang digaungkan pemerintah hingga kini jalan di tempat.

"Diperkirakan kita akan kolaps, mohon maaf, kalau sampai crude (minyak mentah) mendekati 95 Dolar AS. Apalagi kalau Dolar AS tembus, katakanlah Rp17 ribu, hingga membuat angka subsidi meledak sebagaimana 2022 lalu," papar Sugeng, lewat keterangan resmi, di Jakarta, Minggu (2/6).


Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS saat ini sudah tembus Rp16.200, di atas asumsi makro sejumlah ekonom yakni sebesar Rp15.500, bahkan jauh di atas asumsi makro APBN 2024 yang dipatok Rp15.000 per Dolar.

Membengkaknya subsidi energi tak bisa membuat pemerintah serta merta mengambil jalan pintas dengan kebijakan non populis, seperti menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Jika menaikkan harga BBM, konsekuensinya terjadi kenaikan inflasi. Selanjutnya berkonsekuensi dengan naiknya angka kemiskinan," jelasnya.

Legislator Partai Nasdem ini menyarankan pemerintahan mendatang mau dan menegaskan komitmen terhadap kebijakan transisi energi dan memperluas bauran energi baru terbarukan (EBT).

"Tampaknya ini (transisi energi) menjadi keharusan, kita harus masuk ke EBT. Karena fosil minyak sudah defisit, kita sudah net importer sekarang," tukas Sugeng.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya