Berita

Ilustrasi mobil/Net

Bisnis

Kepemilikan Mobil Indonesia Kalah dari Thailand dan Malaysia

JUMAT, 31 MEI 2024 | 04:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kepemilikan mobil di Indonesia tercatat kalah dibandingkan Thailand dan Malaysia.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, dari 1.000 orang di Indonesia, hanya 99 orang yang memiliki mobil. Angka tersebut jauh lebih rendah dibanding Thailand dan Malaysia.

Rinciannya dari 1.000 orang di Thailand, 240 orang di antaranya memiliki mobil. Sedangkan, di Malaysia, dari 1.000 orang, 450 orang memiliki mobil.


“Terlihat rendahnya gap consumption (Indonesia) per kapita untuk mobil, dibanding Thailand dan Malaysia," kata Febri dalam konferensi pers, Kamis (30/5).

Selain itu, Febri mengungkapkan konsumsi produk keramik RI juga masih di bawah rata-rata dunia. Di mana konsumsi keramik masyarakat Indonesia hanya 2,2 meter persegi per kapita. Sementara, rata-rata konsumsi keramik dunia mencapai 2,5 meter persegi per kapita.

"Jadi kebutuhan atas keramik itu di Indonesia masih besar," kata Febri.

Lebih lanjut, kata Febri, hal serupa juga terjadi pada konsumsi kosmetik di Tanah Air, yang kalah jauh dibandingkan Thailand.

Dengan konsumsi kosmetik hair product RI tercatat hanya setengahnya dari negara Gajah Putih itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya