Berita

Pembina Perludem, Titi Anggraini/Net

Politik

Perludem Ingatkan Pentingnya Perbaikan Sistem Pemilu

KAMIS, 30 MEI 2024 | 08:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masyarakat sipil mendorong dilakukannya perbaikan sistem Pemilu, sebagaimana rujukan Mahkamah Konstitusi (MK).

Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, menyarankan pemangku kebijakan memperhatikan Putusan MK atas perkara nomor 114/PUU-XX/2022, yang menguji Pasal 168 ayat (2) UU 7/2017 tentang Pemilu, yang di dalamnya mengatur soal sistem proporsional terbuka.

"Pada putusan MK Nomor 114/PUU-XX/2022 disebutkan, ke depan akan dilakukan perbaikan sistem. Maka pembentuk undang-undang harus mempertimbangkan banyak hal," kata Titi, lewat postingan di akun Instagram pribadi, dikutip Kamis (30/5).

Menurutnya, pada bagian 3.34 halaman 713 dalam dokumen salinan putusan MK Nomor 114/PUU-XX/2022, disebutkan lima hal penting yang harus jadi pertimbangan DPR dan pemerintah dalam merevisi UU Pemilu.

"Pertama, bila dilakukan perubahan, wujudkan kepastian dan kemapanan atas pilihan suatu sistem pemilihan umum," katanya.

Kedua, menempatkan kerangka hukum dalam rangka penyempurnaan, dalam arti menutup kelemahan yang ditemukan dalam penyelenggaraan Pemilu sebelumnya.

"Ketiga, perubahan harus dilakukan lebih awal sebelum tahapan penyelenggaraan Pemilu dimulai, sehingga tersedia waktu untuk simulasi, sebelum perubahan benar-benar efektif dilaksanakan," katanya.

Keempat, tetap menjaga keseimbangan dan ketersambungan antara peran partai politik sebagaimana termaktub dalam Pasal 22E ayat (3) UUD 1945, dan prinsip kedaulatan rakyat sebagaimana termaktub dalam Pasal 1 ayat (2) UUD 1945.

"Dan kelima, melibatkan semua kalangan yang memiliki perhatian terhadap penyelenggaraan pemilihan umum dengan menerapkan prinsip partisipasi publik yang bermakna," tutup Titi.

Populer

IKN Ibu Kota Terhijau Dunia Omong Kosong Jokowi

Rabu, 05 Juni 2024 | 12:42

Investor IKN Hanya Dongeng!

Kamis, 06 Juni 2024 | 11:12

Bukan Hanya Tiket Pesawat, Mertua Menpora Dito Ternyata Juga Pesankan Visa Umrah untuk Rombongan SYL

Rabu, 05 Juni 2024 | 21:21

Perwakilan Kontraktor Minta Penegak Hukum Periksa Bupati Keerom

Senin, 10 Juni 2024 | 10:37

Dugaan Korupsi Askrida Naik Lidik

Senin, 10 Juni 2024 | 22:37

Bey Machmudin Pastikan Tak Ada Ormas Keagamaan di Jabar yang Kelola Tambang

Rabu, 12 Juni 2024 | 00:19

Bey Machmudin Siapkan Bonus Kontingen Peparnas 2024

Selasa, 11 Juni 2024 | 13:16

UPDATE

Bendera Persija Ramaikan Deklarasi Warga Dukung Anies

Sabtu, 15 Juni 2024 | 16:04

Izin Usaha Usaha Tambang Cara Jokowi Sogok Ormas Keagamaan?

Sabtu, 15 Juni 2024 | 16:03

Penjaga Pantai China Bakal Tahan Orang Asing yang Masuk Laut China Selatan

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:45

IPW: Minim Partisipasi Rakyat Soal Pembahasan RUU Polri

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:39

Perluas Layanan Digital Banking, Bank DKI Hadir di Jakarta Fair 2024

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:21

Hyundai Motor Ajukan Rencana IPO di India

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:20

Kandidat Cawalkot Bandung Farhan Temui Ketua PSI Jabar

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:18

Pemerintah Ancam Tutup Platform Medsos X Jika Ngotot Ijinkan Konten Dewasa

Sabtu, 15 Juni 2024 | 15:13

Dukung Libur Sekolah, Pelita Air Tambah Rute Baru Balikpapan-Yogyakarta-Balikpapan

Sabtu, 15 Juni 2024 | 14:59

Matematika Pilgub Jateng 2024: Lutfi, Daryono, atau Hendy

Sabtu, 15 Juni 2024 | 14:51

Selengkapnya