Berita

Ilustrasi/RMOLJabar

Politik

Paling Dipercaya Publik, PKS Mendominasi Pilwakot Bandung

KAMIS, 30 MEI 2024 | 07:00 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Dominasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 tak terbendung.

Survei Indonesia Political Opinion (IPO) menyebutkan, jika Pilkada berlangsung hari ini, PKS Kota Bandung meraih 22,1 persen kepercayaan publik.

"PKS sudah berada di 22,1 persen. Jika digabung dengan Nasdem dan PKB, kekuatan mereka mencapai 34,6 persen,” jelas Direktur IPO, Dedi Kurnia Syah, dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (30/5).


Bahkan, jika koalisi Pilpres di-breakdown untuk Pilwalkot sekalipun, dia memastikan pergerakan PKS tak terbendung, karena bersama Nasdem dan PKB masih lebih unggul dibanding koalisi lainnya.

“Dari porsi suara saja sudah beda, meski suara Gerindra cukup tinggi, tapi partai penyokong tidak cukup kuat, PAN bahkan tidak begitu dominan, sementara koalisi PKS, Nasdem dan PKB di Pilpres kemarin, untuk Kota Bandung, dominan,” kata Dedi.

Menurutnya, hal itu menjadi modal penting bagi partai politik untuk membangun komposisi koalisi menghadapi Pilkada nanti.

Terlebih, hingga saat ini komunikasi politik di antara partai politik tergolong masih cair, sehingga PKS bakal menjadi primadona untuk diperebutkan sebagai bagian koalisi.

“Semua masih cair, bisa kita lihat perkembangannya, yang pasti semua partai politik di Kota Bandung akan fokus ke PKS, karena mereka dominan sekali,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya