Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Jelang Peluncuran Mobil Listrik Pertama, Lucid Motors PHK 400 Karyawan

RABU, 29 MEI 2024 | 20:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menjelang peluncuran mobil listrik pertamanya, produsen kendaraan mewah Amerika Serikat, Lucid Motors, memberhentikan ratusan karyawan, atau sekitar enam persen dari jumlah keseluruhan karyawan.

Perusahaan melakukan gkah tersebut dengan alasan restrukturisasi. Mereka memperkirakan restrukturisasi ini akan selesai pada akhir kuartal ketiga.

“Seperti biasa kita harus tetap waspada terhadap biaya. Kami mengoptimalkan sumber daya kami dengan cara yang kami yakini akan memberikan posisi terbaik bagi perusahaan, seiring kami fokus pada pencapaian tujuan ambisius kami,” kata CEO Peter Rawlinson dalam email perusahaan yang dimuat TechCrunch, dikutip Rabu (29/5).


Sasaran ambisius tersebut termasuk SUV EV bernama Lucid Gravity. Perusahaan menyebutnya sebagai SUV terbaik di dunia dan akan menampilkan dua motor listrik, penggerak semua roda dan perkiraan jangkauan maksimum 440 mil per pengisian daya.

Pertumbuhan kendaraan listrik di Amerika terus mengalami kemunduran, mengakibatkan pemberhentian staf di sebagian besar pabrikan besar dalam setahun terakhir. Ini termasuk yang dilakukan Lucid Motors, di mana mereka memangkas 1.300 pekerja tahun lalu.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya