Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq/Ist

Politik

DPR: Pembaruan Layanan Digital Penting dalam Salurkan Zakat

SENIN, 27 MEI 2024 | 18:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensi Lembaga Amil Zakat/Organisasi Pengelola Zakat dalam pemanfaatan digitalisasi untuk zakat agar lebih optimal.

Menurut Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq, Baznas sebagai badan pengelolaan zakat dan infaq perlu melakukan gagasan dalam memberi kemudahan bagi masyarakat melalui Zakat Digital.
 
Dia mengatakan transformasi digital sangat penting dalam memudahkan pengelolaan zakat di Indonesia hal ini ditujukan untuk memajukan kinerja Baznas. Sebab dalam pelaksanaan tugasnya Baznas menyelenggarakan fungsi pengendalian pendistribusian dan pendayagunaan zakat.
 

 
“Pembaruan layanan digital sangat penting untuk memikat minat masyarakat dalam menyalurkan zakat maupun infaq melalui Baznas,” ucap Maman dalam Rapat Kerja Komisi VIII dengan Kepala Badan Amil Zakat di Ruang Rapat Komisi VIII, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (27/5).
 
Politikus PKB itu menambahkan, program digital yang sudah direncanakan dan dijalankan oleh Baznas perlu dilakukan monitoring dan evaluasi agar kemanfaatan program dapat diukur dan dapat diketahui apakah program tersebut dapat direkomendasikan untuk dilanjutkan, dihentikan atau dikembangkan.
 
“Layanan digitalnya sudah bagus namun masih terkendala dengan kurangnya minat masyarakat dalam menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Menurut saya Baznas perlu melakukan promosi dan pembaruan sistem layanan yang ada,” tandas Maman.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya