Berita

Banjir yang melanda Desa Karang Raja Kecamatan Muara Enim/Istimewa

Nusantara

Warga Keluhkan Lambannya Bantuan Bagi Korban Banjir di Muara Enim

KAMIS, 23 MEI 2024 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Akibat diguyur hujan deras semalaman, puluhan rumah warga di Desa Karang Raja Muara Enim terendam banjir, dampak dari meluapnya Sungai Enim, Kamis (23/5)

Warga Desa Karang Raja pun mengeluhkan lambannya bantuan yang datang, padahal banjir sudah terjadi sejak dini hari tadi.

Salah satu warga desa Karang Raja, Dzaki (35), mengaku belum menerima bantuan sejak tadi pagi, padahal ada puluhan rumah terdampak di desanya.


"Banjir sudah dari subuh hingga siang ini, alhamdulillah airnya berangsur surut, dibandingkan tadi pagi," ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (23/5).

"Hingga detik ini dari subuh belum juga mendapatkan bantuan apapun, baik nasi bungkus atau apa, kita juga mau memasak nasi tidak bisa, jadi kita tahankan dulu," keluhnya.

Dia berharap air cepat surut dan bisa beraktivitas seperti biasa. Untuk saat ini kondisi terlihat masih banyak rumah yang tergenang.

Sementara itu, Sekda Muara Enim, Yulius, menyampaikan turut berdukacita dengan kejadian ini.

"Kita pemerintah sudah komunikasi ke dinas terkait serta beberapa perusahaan yang ada untuk menyiapkan dapur umum untuk masyarakat jika ingin makan, serta PLN untuk meminta matikan dulu atau memonitor karena bisa bahaya untuk masyarakat sendiri kalau (listrik) belum dimatikan," katanya.

Yulius meminta masyarakat Desa Karang Raja untuk memperhatikan segala kemungkinan, baik itu listrik dan hal lainnya. Dirinya berharap agar masyarakat selalu bersabar dengan kejadian ini.

"Kita harus sabar tapi tetap waspada dengan kemungkinan banjir susulan," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya