Berita

Bacagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa/Net

Politik

Mardiono Bantah PPP Usung Khofifah di Pilgub Jatim 2024

RABU, 22 MEI 2024 | 16:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Plt Ketua Umum PPP Mardiono membantah PPP Jawa Timur (Jatim) mengusung Khofifah Indar Parawansa dalam Pilkada 2024.

Menurutnya, PPP Jatim hanya mengusulkan belum sampai tahap mengusung Khofifah secara resmi.

"Bukan, itu bukan mengusung. Jadi PPP Jatim itu adalah membuat usulan, mengusulkan melalui rapat permusyawaratan hakim diusulkan untuk Jatim mendukung Ibu Khofifah," kata Mardiono di Gedung DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).


Mantan anggota Wantimpres Jokowi-Ma'ruf Amin itu menegaskan PPP akan mempertimbangkan sejumlah masukan dari para kader di daerah.

Untuk pernyataan PPP Jatim, Mardiono mengatakan baru sebatas usulan, belum secara resmi mengusung, lantaran harus melalui rapat di tingkat DPC dahulu.

"Karena kalau tingkat provinsi itu harus dilakukan setidaknya melalui mukerwil atau rapimwil. Rapimwil melibatkan para ketua DPC-DPC seluruh Jawa Timur. Untuk apa? Supaya dukungannya tidak hanya di atas kertas saja tetapi sampai ke Grassroots sampai ke pemenangan itu memberi dukungan secara penuh," jelasnya.

Dia menambahkan, perlu kesepakatan bersama dalam menentukan hasil keputusan siapa yang bakal diusung PPP untuk Pilkada Jatim.

"Itu yang kita sebut Rapimwil. Nah itu belum dilakukan karena itu dpw baru membuat ide gagasan usulan. Jadi belum. Belum. Sekali lagi belum memberikan keputusan untuk dukung, itu baru sampai batas usulan," tegas Mardiono.

Disinggung mengenai kerjasama politik antara PPP dan PKB Jatim, Mardiono mengatakan peluang kerjasama itu masih terbuka lebar.

"Masih terbuka luas. Bukan hanya dengan PKB tapi dengan yang lain lainnya," tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya