Berita

Teguh Santosa pada Dialog Pasca Pemilu ‘Menuju Keseimbangan Politik Baru’ di Ketapang Rumah Kopi, Jalan Karya Bakti Medan, Selasa (21/5)/RMOL

Politik

Demi Bangsa, Tak Salah Jika Anies Baswedan Gabung ke Prabowo Subianto

SELASA, 21 MEI 2024 | 21:57 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pilpres 2024 telah selesai. Semua pihak yang pada saat Pilpres 2024 berseberangan perlu bersatu kembali demi kebaikan bangsa. Sesungguhnya mereka memiliki pikiran dan kosep yang berguna untuk kemajuan bangsa.

Demikian dikatakan akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Teguh Santosa, dalam Dialog Pasca bertema “Menuju Keseimbangan Politik Baru” yang diselenggarakan Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) di Ketapang Rumah Kopi, Jalan Karya Bakti Medan, Selasa malam (21/5).

“Bahkan Anies Baswedan pun saya kira perlu bergabung dengan Prabowo sehingga pemikiran mereka bisa disatukan, demi kepentingan kita semua,” katanya sambil menambahkan format penyatuan ini dapat dibicarakan kemudian.


Menurut hemat Teguh, dalam politik ini bukanlah hal yang tabu.

Dia mencontohkan keputusan politik Prabowo Subianto bergabung dengan Joko Widodo seusai Pilpres 2019. Pemikiran Prabowo tentang masalah pertahanan dan keamanan negara berperan besar membantu Joko Widodo dalam menjalankan pemerintahannya.

“Pertarungan kemarin itu harus kita lihat sebagai pertarungan untuk membangun bangsa. Masing-masing calon memikirkan pembangunan bangsa dengan cara mereka masing-masing,” sebutnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya