Berita

Politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait/RMOL

Politik

Anies-Ganjar Diharapkan Bisa Hadiri Pelantikan Prabowo-Gibran

SENIN, 20 MEI 2024 | 06:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua pasangan kontestan Pilpres 2024, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, diharapkan bisa hadir pada pelantikan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Oktober mendatang.

Harapan tersebut disampaikan politikus Partai Gerindra, Maruarar Sirait (Ara), yang menilai sikap tersebut akan menunjukan sportivitas dari masing-masing tokoh.

"Saya berharap nanti Mas Ganjar-Pak Mahfud, Mas Anies-Mas Muhaimin juga bisa hadir pada saat pelantikan Pak Prabowo untuk menunjukkan bahwa bangsa kita bangsa besar. Tahu waktunya bersaing, bertarung, tapi waktunya bersatu juga tahu," ujar Ara kepada wartawan di Jakarta, Minggu (19/5).


Menurut Ara, setiap politisi harus berlapang dada terhadap hasil Pemilu yang kini menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Ia menyebut politisi mesti menunjukan sikap kenegarawanan.

"Jadi bagaimana politisi harus bertransformasi dirinya menjadi negarawan," tutur Ara.

Lebih lanjut Ara kemudian menyorot sikap Presiden Joko Widodo usai memenangkan Pilpres 2014 dan 2019. Jiwa merangkul Jokowi juga ditunjukkan oleh Prabowo dalam politik saat ini.

"Paling penting juga seperti Pak Jokowi lakukan setelah dua kali Pilpres 2014, 2019, yang sangat kerasa Pak Jokowi merangkul Pak Prabowo, padahal sebagian pendukung Pak Prabowo. Itu Pak Prabowo sendiri katakan 'Pendukung saya itu menganggap saya pengkhianat kalau saya bergabung dengan Pak Jokowi kok dengan lawan mau bergabung'," papar Ara.

Dia pun menilai dua tokoh tersebut mempunyai pandangan yang sama dalam menyikapi sesuatu. Keduanya ingin merangkul semua pihak.

"Begitu juga pendukung Pak Jokowi juga mengatakan 'Pak Jokowi ngapain ngerangkul', tapi dilakukan oleh mereka berdua, itu contoh baik, kerukunan ini baik sekali," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya