Berita

Ketua MUI Salatiga, Dr Agus Ahmad Suaidi, batal ikut penjaringan bakal calon Wakil Wali Kota Salatiga di PDIP/RMOLJateng

Nusantara

Tak Dapat Dukungan Kiai, Ketua MUI Salatiga Mundur dari Penjaringan Pilwalkot PDIP

MINGGU, 19 MEI 2024 | 23:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dr Agus Ahmad Suaidi yang juga Ketua MUI Salatiga, resmi mundur dari penjaringan Bakal Calon Wakil Wali Kota Salatiga di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pernyataan mundur ini disampaikan langsung Agus Suaidi saat dikonfirmasi Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (19/05).

Bahkan, Agus Suaidi juga telah menyampaikan kepada Sekretariat DPC PDIP serta Tim Penjaringan DPC PDIP Salatiga melalui pesan singkat Whatsapp (WA).


"Untuk resminya silakan hubungi Bu Dian (DPC PDIP Salatiga). Saya tidak melanjutkan penjaringan di DPC PDIP Salatiga," kata Agus Suaidi.

Agus juga membenarkan, salah satu alasan pengunduran dirinya adalah karena tidak adanya dukungan dari para Kiai dan Masyayikh Nahdlatul Ulama (NU) yang justru meminta dirinya membatalkan langkah untuk maju sebagai Bakal Calon (Bacalon) Wakil Wali Kota Salatiga.

"Saya sendiko dawuh poro Kiai dan Masyayikh NU. Ya benar (penolakan serta meminta dirinya membatalkan langkah pendaftaran sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Salatiga)," terang Agus.

Apa yang terjadi dalam sepekan terakhir terkait dirinya mewarnai dinamika penjaringan di DPC PDIP Salatiga. Hal ini menjadi satu pengalaman berarti yang tidak akan dilupakan sosok yang masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut.

Dengan mundurnya dia dari penjaringan Balon Wawali Salatiga, berarti dia pun bukan lagi menjadi pasangan Balon Wali Kota Salatiga, Hartoko, yang merupakan kader PDIP Salatiga.

Sebelumnya, beredar pesan berantai dari para Kiai dan Masyayikh NU yang isinya meminta Agus Suaidi untuk membatalkan langkah sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Salatiga.

Pesan berantai itu, disertai lembaran pesan berantai dalam bentuk PDF serta tanda tangan para Kiai dan Nyai, yang merupakan Kiai dan Masyayikh Nahdlatul Ulama (NU) Kota Salatiga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya