Berita

Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman/RMOLJabar

Politik

KPU KBB Berharap Dana Hibah Pilkada Segera Cair

MINGGU, 19 MEI 2024 | 21:39 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) khawatir pencairan dana hibah dari Pemda Bandung Barat terlambat. Juni 2024 dinilai sebagai tahapan krusial sejumlah kegiatan KPU.

Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman, mengatakan, jika anggaran termin kedua sebesar 60 persen atau Rp31 miliar terlambat diberikan, pihaknya mengaku khawatir.

"Pada Juni itu masuk tahapan rekrut Pantarlih, pemutakhiran data, Coklit, dan kegiatan-kegiatan pokok yang semuanya butuh anggaran," tutur Ripqi, usai seleksi calon anggota PPS, di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.


Jika yang dijanjikan Pj Bupati KBB, Arsan Latif, yakni pencarian anggaran dana hibah pada Minggu ini, akan mampu menyelamatkan berbagai tahapan yang dilaksanakan KPU jelang Pilkada Serentak 2024.

"Mudah-mudahan, kami berharap minggu-minggu ini terealisasi, sesuai yang disampaikan pak Pj bupati," ungkapnya.

Sebelumnya, dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu 19/5), Pj Bupati Arsan Latif menjanjikan dana hibah Pilkada Serentak 2024 di KBB siap digelontorkan. Pihaknya memastikan akan menyelesaikannya, demi kelancaran Pilkada.

"Hari ini saya akan cek. Itu perintah UU, maka saya pastikan, kalau minggu depan belum selesai, saya akan selesaikan," tegas Arsan, usai launching Aplikasi PPDB Online, di SMPN 2 Padalarang, KBB, Jumat (17/5).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya