Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat bertemu Menteri Promosi Ekspor, Perdagangan Internasional dan Pembangunan Ekonomi Kanada, Mary Ng/Ist

Bisnis

Indonesia Dorong Kerja Sama Impor Sapi Hidup dengan Kanada

MINGGU, 19 MEI 2024 | 00:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Promosi Ekspor, Perdagangan Internasional dan Pembangunan Ekonomi Kanada, Mary Ng di sela-sela APEC Ministers Responsible for Trade (MRT). Ada tiga isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Pertama, kedua menteri sepakat penyelesaian perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) pada akhir tahun 2024.

Kedua, Indonesia mendorong kerja sama impor sapi hidup dengan Kanada. Dan ketiga, Indonesia juga mengundang Kanada untuk berinvestasi di sektor pengolahan seperti mineral, pertanian dan pangan.


“Kedua Menteri sepakat penyelesaian perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) pada akhir tahun 2024,” ujar Zulhas dalam keterangannya, Sabtu (18/5).

“Indonesia mendorong kerja sama impor sapi hidup dengan Kanada serta mengundang Kanada untuk berinvestasi di sektor pengolahan seperti mineral, pertanian dan pangan,” imbuhnya

Sebagai informasi, APEC merupakan forum kerja sama regional 21 ekonomi di lingkar samudera pasifik. Adapun Zulhas mengikuti rangkaian APEC Ministers Responsible for Trade (MRT) pada Jumat-Sabtu, 17-18 Mei 2024.

Selain mengikuti beberapa sesi dalam APEC MRT, Zulhas juga dijadwalkan melakukan beberapa pertemuan bilateral. Antara lain dengan Menteri Pembangunan dan Konstruksi, Menteri Informasi Pertanahan, Menteri untuk Veteran, Wakil Menteri Pertahanan, Wakil Menteri Imigrasi, Selandia Baru; Wakil Menteri Komura Masahiro, Wakil Menteri Parlemen Urusan Luar Negeri Jepang; dan Menteri Inkyo Cheong, Menteri Perdagangan Korea Selatan. Selain itu ada juga agenda makan siang bersama dengan APEC Business Advisory Council (ABAC).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya