Berita

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan dan Menteri Pembangunan dan Konstruksi Selandia Baru, Chris Penk di Peru/Ist

Politik

APEC 2024

Indonesia-Selandia Baru Siap Kerja Sama Perdagangan Sapi Hidup

SABTU, 18 MEI 2024 | 11:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya kerja sama impor sapi hidup terus dilakukan Kementerian Perdagangan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Salah satu upayanya dengan memperkuat kerja sama negara penghasil sapi berkualitas Selandia Baru.

“Indonesia mendorong kerja sama impor sapi hidup dengan Selandia Baru,” kata Mendag, Zulkifli Hasan usai pertemuan bilateral dengan Menteri Pembangunan dan Konstruksi Selandia Baru, Chris Penk di forum APEC 2024, Peru, Jumat (17/5).

Zulhas, sapaan Zulkifli Hasan juga menyampaikan bahwa dari pertemuan bilateral tersebut, Selandia Baru menyambut positif permintaan Indonesia.


“Selandia Baru akan menindaklanjuti permintaan Indonesia untuk memenuhi ketentuan domestik Indonesia,” lanjut Ketua Umum PAN ini.

Di sisi lain, APEC merupakan penting karena berdasarkan data tahun 2022, anggotanya mewakili 38 persen penduduk dunia di sektor ekonomi atau 2,95 miliar jiwa.

Adapun total nilai ekspor Indonesia tahun 2023 ke anggota APEC sebesar 188,7 miliar dolar AS atau turun sebesar 11,2 persen dibanding periode 2022.

“Total perdagangan Indonesia dengan ekonomi APEC pada periode 2023 mencapai 358,6 miliar dolar AS,” tutup Zulhas.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya