Berita

World Water Forum, Bali/Net

Tekno

Kominfo Pastikan Kesiapan Infrastruktur Telekomunikasi untuk World Water Forum Bali

SABTU, 18 MEI 2024 | 08:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Persiapan infrastruktur telekomunikasi untuk World Water Forum di Bali telah 100 persen.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah melakukan berbagai langkah mitigasi dan antisipasi dalam upaya menjaga jaringan telekomunikasi selama penyelenggaraan forum internasional tersebut.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman Kansong menyatakan, saat ini hanya perlu melakukan sentuhan akhir seperti merapikan pusat media serta melakukan uji coba dan pengiriman gambar di lokasi-lokasi penyelenggaraan forum tersebut untuk memastikan kelancaran dan kualitas penyebaran informasi selama acara berlangsung.


"Sudah 100 persen, tinggal sentuhan akhir saja. Tinggal merapikan media center, lalu uji coba media center, tes gambar, tes pengiriman gambar di lokasi-lokasi World Water Forum untuk memastikan semua berjalan baik," ujar Usman, dikutip Sabtu (18/5).

Ia juga memastikan bahwa jaringan 5G sudah aman.

Untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan pada satu jalur telekomunikasi, dilakukan simulasi agar jalur lain dapat digunakan sebagai alternatif. Hal itu bertujuan untuk memastikan kapasitas dan kecepatan internet tetap optimal sepanjang acara berlangsung.

Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memastikan keamanan data.

World Water Forum ke-10 yang akan berlangsung pada 18?"25 Mei 2024 di Bali fokus membahas empat hal, yakni konservasi air (water conservation), air bersih dan sanitasi (clean water and sanitation), ketahanan pangan dan energi (food and energy security), serta mitigasi bencana alam (mitigation of natural disasters).

Sebanyak 244 sesi dalam forum tersebut diharapkan dapat memberikan hasil konkret mengenai pengarusutamaan pengelolaan air terpadu untuk pulau-pulau kecil atau Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands, pembentukan pusat keunggulan atau praktik terbaik untuk ketahanan air dan iklim atau Centre of Excellence on Water and Climate Resilience (COE), serta penetapan Hari Danau Sedunia.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya