Berita

Ketua LP3KN, Muliawan Margadana, menerima ucapan selamat dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Kamis (16/5)/Istimewa

Nusantara

Dukung Penuh Pengurus LP3KN, Menag RI Umumkan Rencana Kedatangan Paus Fransiskus

SABTU, 18 MEI 2024 | 07:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Paus Fransiskus ke Indonesia akan berkunjung ke Indonesia pada September 2024.

Kabar ini disampaikan langsung Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, saat menghadiri acara “Launching Pelaksanaan Program Strategis Menteri Agama bagi Masyarakat Katolik pada Wilayah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T), di ruang Sidang Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Jalan Cut Meutia, Jakarta, Kamis (16/5).

Selain Menag Yaqut, hadir dalam acara ini Dirjen Bimas Katolik bersama para pembimas, para waligereja Indonesia, Sekjen Kementerian Sosial, tokoh-tokoh Katolik, Ormas Katolik, dan undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Menag menyampaikan bahwa rencana kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia sudah disampaikan cukup lama, namun karena pandemi Covid-19 ditunda hingga 2024. Kemenag dan KWI akan menyiapkan kunjungan Bapa Paus dengan membentuk panitia. Kunjungan Bapa Paus kali ini merupakan bagian dari lawatan perdamaian ke beberapa negara Asia Pasifik.

Sementara itu, Ketua KWI, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin OSC, merasa senang karena Menag adalah Menteri pertama yang hadir di Gedung KWI yang baru diberkati dan diresmikan kemarin. Menurutnya, itu jadi pertanda baik, ada kerjasama yang erat antara pemerintah dan Gereja Katolik.

"Dengan melaunching beberapa program strategis, kami berharap program-program tersebut benar-benar berdayaguna untuk umat Katolik," ujarnya.

Pada launching tersebut, Menag Yaqut menyerahkan KMA 427 tahun 2024 tentang Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional periode 2023-2027 kepada Muliawan Margadana selaku Ketua Umum LP3KN periode 2023-2027.

Penyerahan SK LP3KN ini juga bersamaan dengan penyerahan dokumen izin pendirian SMA Katolik di Purwokerto dan Toraja dan launching 7 layanan berbasis online untuk umat Katolik yang sudah bisa diakses di aplikasi Pusaka Kemenag.

Muliawan mengatakan, mewakili seluruh pengurus LP3KN dirinya berterima kasih kepada Menag Yaqut dan Ketua KWI Mgr Subianto yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin lembaga ini.

Apresiasi yang tinggi juga diberikan kepada Dirjen Bimas Katolik, Suparman, dengan terobosan-terobosan program nyata bagi Umat Katolik berupa pembangunan gereja, Alkitab braille, pemberian 42 motor bagi para Penyuluh Katolik di daerah 3T, hingga kehadiran pemerintah semakin dirasakan oleh masyarakat umumnya dan umat Katolik khususnya.

Ke depan, pihaknya yakin kerja sama dengan Dirjen Bimas Katolik, KWI, serta LP3KD untuk semakin meningkatkan penyelenggaraan Pesparani. Selain itu LP3KN juga akan terus menanamkan nilai-nilai iman Kristiani dan rasa cinta tanah air melalui seni budaya dan kegiatan kerasulan awam serta bela rasa.

LP3KN dan LP3KD seluruh Indonesia pun bersuka cita atas informasi dari Menag Yaqut bahwa Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan apostoliknya ke Indonesia, serta siap menyambut serta mendukung kedatangan Bapa Suci Paus Fransiskus.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya