Berita

Gregor Johann Hass saat diamankan petugas/Ist

Nusantara

WNA Australia Buronan BNN Tertangkap di Filipina

KAMIS, 16 MEI 2024 | 23:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bandar narkoba asal Australia Gregor Johann Hass ditangkap oleh jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri bekerjasama dengan Kepolisian Nasional Filipina.

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono menerangkan, Gregor Johann Hass menjadi buron BNN kerena kasus peredaran narkoba di Indonesia dan Filipina.

Setelah ditelusuri ternyata Gregor berada di luar negeri, BNN pun meminta bantuan kepada Divhubinter Mabes Polri untuk menerbitkan red notice kepada interpol


"Gregor Johann Hass atau JGH seorang laki-laki berkebangsaan Australia laki-laki dan berlamat Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat," kata Pudjo dalam keterangannya, Kamis (16/5).

Namun, perjalanan Gregor Johann Hass harus nerakhir dan ia ditangkap di Cebu, Filipina pada Rabu (15/5).

Meski sudah menangkap Gregor, Pudjo mengatakan, BNN akan terus mengungkap jaringan yang terlibat di Indonesia maupun di negara lain.

"Karena yang bersangkutan warga negara Australia dan juga banyak bergerak tidak hanya di Indonesia tapi juga kemarin di Filipina dan lain-lain. Kita sangat berhati-hati dalam upaya penegakan ini," kata Pudjo.

Peran Gregor Johann Hass sendiri terungkap dalam peredaran narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram pada 5 Desember 2023.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya