Berita

Foto bersama para jurnalis China dalam acara media gathering yang digelar Kedutaan Besar RI di Beijing pada Selasa, 14 Mei 2024/Ist

Dunia

Gelar Media Gathering, KBRI Beijing Apresiasi Kinerja Puluhan Jurnalis China

RABU, 15 MEI 2024 | 12:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Acara media gathering bersama jurnalis China digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing untuk menginformasikan perkembangan hubungan bilateral kedua negara.

Mengangkat tema "Indonesian Update”, pertemuan itu berlangsung di Restoran Warisan Roemah Indonesia, di Beijing pada Selasa (14/5).

Sekitar 60 wartawan media daring dan luring China hadir dan disambut oleh pertunjukan tarian Manuk Dadali yang dibawakan oleh Titik Parmuji, dosen tari tradisional Indonesia di China Conservatory of Music (CCOM), diiringi oleh musik gamelan yang dibawakan oleh Risnandar, dosen gamelan di CCOM.


Duta Besar Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun mengapresiasi seluruh media China yang telah memfasilitasi promosi Indonesia melalui platform media.

Dikatakan bahwa sejak Januari-April 2024, Media RRT (Republik Rakyat Tiongkok) telah membuat liputan positif tentang Indonesia termasuk mempromosikan destinasi wisata Indonesia seperti Bali dan Bromo.

Lebih lanjut Dubes menceritakan keberhasilan Indonesia menggelar pemilihan umum dan presiden terpilih Prabowo Subianto akan melanjutkan program Presiden Joko Widodo termasuk membangun hubungan kuat dengan China.

“Tiongkok akan tetap menjadi mitra strategis dan penting bagi Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif, termasuk dalam jangka panjang untuk mendukung Indonesia Emas 2045,” ujar Dubes.

Pada kesempatan tersebut Dubes Djauhari mengumumkan bahwa pada tahun 2023 Global Wellness Institute telah memasukan Indonesia ke dalam daftar negara tujuan wisata kebugaran.

Dia mengajak turis China mengunjungi destinasi wisata seperti Yogyakarta, Solo dan Bali dan merasakan wellness experience dengan mencicipi produk herbal, aroma terapi dan spa.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Beijing, Tutuk S.H. Cahyono menyampaikan bahwa Indonesia mempunyai fundamental ekonomi dan keuangan yang kuat ditengah ketidakpastian global.

"Pada tahun 2023 pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,05 persen. Sementara di kuartal pertama tahun 2024, secara y-o-y pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11 persen . Inflasi di Indonesia juga terkendali rata-rata di bawah 3 persen pada tahun 2024," papar dia.

Di bidang Investasi, Direktur Indonesia Investment Promotion Center (IIPC), Evita Sanda menyampaikan China  merupakan mitra investasi terbesar ketiga Indonesia. Pada kuartal pertama tahun 2024, investasi dari China mencapai  1.87 miliar dolar AS dan dari Hong Kong mencapai 1.89 milliar dolar AS.

Sementara di bidang perdagangan, Atase Perdagangan Budi Hansyah menyampaikan China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia.

Berdasarkan data GACC, nilai perdagangan RI-RRT pada kuartal pertama tahun 2024, berdasarkan data GACC nilai perdagangan mencapai 33.57 miliar dolar AS dengan nilai ekspor Indonesia sebesar 16.94 miliar dolar AS dan impor sebesar 16.61 miliar dolar AS.

Untuk memperkuat hubungan antar masyarakat, Atase Pendidikan, Yudil Chatim menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia memberikan kesempatan kepada warga China mempelajari bahasa dan budaya Indonesia melalui program beasiswa Darmasiswa yang biayai oleh Kemendikbudristek RI.

Kemenlu RI juga menawarkan beasiswa seni dan budaya Indonesia (BSBI) untuk mempelajari budaya Indonesia di sanggar-sanggar seni yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di penghujung acara, Dubes Djauhari dan Risnandar mengajak para jurnalis China untuk bermain angklung interaktif.

Risnandar terlebih dahulu memperkenalkan alat musik Angklung dan cara memainkannya kepada para jurnalis. Selanjutnya Risnandar mengajak para jurnalis untuk bersama-sama memainkan angklung dan membawakan bersama-sama lagu Ayo Mama, lagu dari daerah Maluku yang juga populer di China.

Pada kesempatan tersebut para wartawan China disuguhi menu makanan Nusantara sayur asem, rendang, gado-gado dan ayam goreng lengkuas dengan dihibur Tari Pendet dan Tari Janger serta alunan musik gamelan dan angklung.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya