Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Harga Minyak Dunia Kembali Lesu di Awal Pekan

SENIN, 13 MEI 2024 | 14:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau kembali melanjutkan tren pelemahan pada perdagangan Senin (13/5).

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent dibanderol sebesar 82,54 dolar AS (Rp1.326.000) per barel atau turun 0,3 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga tercatat menurun 0,2 persen menjadi 78,07 dolar AS (Rp1.254.000) per barel.


Pelemahan ini kembali terjadi di tengah perdebatan mengenai suku bunga AS yang tinggi diyakini masih akan ditahan oleh The Fed di kisaran di level 5,25 persen - 5,50 persen.

Menurut para analis, The Fed akan mempertahankan suku bunganya lebih lama, untuk mendukung penguatan dolar. Sehingga kebijakan tersebut mengakibatkan harga minyak menjadi lebih mahal, dan menurunnya permintaan bahan bakar tersebut.

"Harga minyak juga turun di tengah tanda-tanda lemahnya permintaan yang terdeteksi dari persediaan bensin dan sulingan AS yang meningkat dalam seminggu menjelang dimulainya musim mengemudi di AS," kata analis ANZ dalam sebuah catatan.

Meski demikian, pelemahan harga itu masih dapat tertahan oleh ekspektasi Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, OPEC+ yang diyakini akan memperpanjang pengurangan pasokan hingga paruh kedua tahun ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya