Berita

M Trijanto dikawal ratusan relawan mengembalikan formulir pendaftaran Bacalon Walikota Blitar/RMOLJatim

Politik

Pernah Bersama Mega dan Gus Dur, Trijanto Maju Pilkada Blitar

SABTU, 11 MEI 2024 | 11:36 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Mohammad Trijanto akhirnya bersedia mengikuti tahapan Pilkada Blitar Raya 2024, setelah didesak para relawan yang mengambil formulir tanpa sepengetahuannya.

Trijanto pun mengembalikan formulir bakal calon walikota, dikawal kurang lebih 200 relawan, di kantor PDIP Kota Blitar.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (11/5), kantor DPC PDIP Kota Blitar pun dipenuhi relawan. Bahkan ada beberapa relawan yang menunggu di luar, menunggu hingga selesai.


Pengembalian formulir diterima Sekretaris DPC PDIP, Bayu Setyo Kuncoro, didampingi sejumlah pengurus. Setelah registrasi formulir secara online, Trijanto bersama ratusan relawan kemudian kembali ke markas.

“Relawan melihat peluang saya waktu pencalonan DPD, mendapat kurang lebih hampir seratus ribu suara di Blitar, lalu mereka mendorong saya maju di Pilkada,” kata Trijanto, usai mengembalikan formulir.

Para relawan mendorong dirinya maju, kata dia, karena melihat sejarah dan jejak digital yang ada di Kota Blitar.

Selain dikenal sebagai aktivis anti korupsi, yang dilakukan Trijanto dengan memperjuangkan masyarakat miskin kota untuk mendapat kesejahteraan, merupakan kerja nyata.

Saat ini relawan menginginkan Kota Blitar memiliki figur alternatif yang benar-benar lahir dari rahim pergerakan rakyat, yang mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, demokratis dan berwatak kerakyatan.

Trijanto juga mengungkapkan alasannya mendaftar di PDIP dan PKB. Diakuinya, dia memiliki sejarah panjang dengan kedua partai itu.

Trijanto merupakan aktivis reformasi 98 yang pernah bergerak bersama Megawati Soekarnoputri dan almarhum KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

"Ya ada kedekatan emosional dengan PDIP dan PKB. Dua partai besar itu lahir pasca gerakan reformasi 98. Kita selalu bergerak bersama dengan gerakan Pro Megawati dan Gus Dur waktu itu," ungkapnya.

Setelah reformasi, Trijanto memutuskan berjuang bersama rakyat.

"Setelah reformasi saya memilih berjuang di garis massa rakyat, sebagai aktivis anti korupsi, aktivis reformasi agraria, aktivis buruh dan berbagai gerakan sosial masyarakat, baik di daerah maupun nasional," demikian Trijanto.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya