Berita

Prabowo Subianto dan Rizal Ramli/RMOL

Politik

Prabowo Butuh Menkeu Sekaliber Rizal Ramli

KAMIS, 09 MEI 2024 | 18:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hingar bingar mengenai siapa Menteri Keuangan (Menkeu) kabinet Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus menjadi sorotan publik.

Pasalnya Menkeu saat ini, Sri Mulyani Indrawati dinilai banyak kalangan tidak akan dipertahankan Prabowo. Sejumlah nama pun mulai beredar.

Dalam dinamika seperti ini, tiba-tiba terngiang kembali sosok mendiang Rizal Ramli di benak Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie. Menurutnya, andaikata sosok yang akrab disapa RR itu masih hidup, pilihan Prabowo pasti jatuh kepadanya.


“Andaikata Rizal Ramli masih hidup, pasti Prabowo angkat dia menjadi Menkeu. Sepak terjang beliau (RR) yang paham betul dengan kebijakan moneter dan fiskal, kemudian ditambah dengan situasi global sekarang, pasti hanya Rizal Ramli yang bisa benahi ekonomi,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/5).

Lanjut dia, kondisi ekonomi ke depan makin tak menentu akibat adanya perang di Timur Tengah (Timteng). Hal itu terlihat dengan naiknya harga minyak dunia, yang otomatis kurs Dolar AS di sejumlah negara juga naik.

“Menke ke depan punya program jangka pendek di triwulan pertama atau kedua, ialah menurunkan kurs Dolar. Untuk jangka panjangnya, tentu bisa membawa pertumbuhan ekonomi ke angka 6-7 persen,” jelas Jerry.

Dia pun berharap sejumlah nama yang beredar paling tidak bisa mendekati kemampuan RR. Menteri Ekonomi era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini terbukti mampu membawa ekonomi Indonesia dari situasi krisis ke kondisi yang lebih baik.

“Ya saat ini ada nama Chatib Basri, Bambang Brodjonegoro hingga Mari Elka Pangestu yang disebut-sebut jadi Menkeu di pemerintahan Prabowo. Termasuk ada nama Dirut BNI Royke Tumilaar juga saya dengar. Saya kira (mereka) harus banyak belajar dari Rizal Ramli cara mengatasi situasi krisis ekonomi,” imbuhnya.    

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya