Berita

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD/Ist

Politik

Karir Politik Ganjar-Mahfud Diprediksi Tamat Jika Tak Gabung Pemerintah

KAMIS, 09 MEI 2024 | 12:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Karir politik Ganjar Pranowo dan Mahfud MD diprediksi bakal tamat jika tidak gabung ke dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, pernyataan Ganjar yang memilih berada di jalur oposisi dianggap kurang tepat. Terlebih lagi, diikuti Mahfud yang cenderung memberikan sindiran-sindiran kepada Presiden terpilih Prabowo-Gibran.

"Sangat rugi bagi karir politik Ganjar, karena ia bukan pemegang kendali parpol, maka bisa mengarah kepada selesai sudah karir politiknya ke depannya. Apalagi Mahfud MD yang tidak memiliki parpol yang justru seperti ikut-ikutan seperti Ganjar dengan memilih jalur oposisi," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/5).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Ganjar dan Mahfud tidak akan lagi eksis dan lama kelamaan akan dilupakan publik jika memilih oposisi.

"Karir politik keduanya lenyap jika tidak ada parpol yang mendukungnya. Karena saya analisa, dari segi suara pasangan Ganjar dan Mahfud tidak signifikan, bahkan cenderung melempem di kandang banteng sendiri," terang Saiful.

Seandainya Ganjar dan Mahfud masih menerima pinangan Prabowo untuk menjadi menteri kata Saiful, maka masih ada harapan baginya minimal untuk mempersiapkan untuk pilpres berikutnya.

"Jika jalan tersebut tidak diambil, maka habis karir politik keduanya, terlebih Mahfud yang hanya ingin kembali menjadi dosen/pengajar, umurnya juga sudah terlampau tua sehingga harus ada pegangan politik minimal, misalnya menjadi menteri atau bergabung dengan PKS atau PPP misalnya, sehingga bargaining politiknya masih tetap diperhitungkan," jelasnya.

Tak hanya itu, kata Saiful, Ganjar tidak mungkin lagi dilirik sebagai tokoh nasional, kecuali dapat merebut posisi Ketua Umum PDIP.

"Apalagi Mahfud MD, jelas kartu mati, jika tidak duduk di pemerintahan dan tidak ada parpol yang menyokongnya. Saya sarankan jika Ganjar dan Mahfud masih ingin tetap eksis di percaturan politik bangsa, maka ia harus ambil posisi menteri dalam kabinet Prabowo," pungkas Saiful.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya