Berita

Pemandangan udara dari sebuah pesawat di bandara Porto Alegre yang terendam banjir/Net

Dunia

400 Kota Brasil Terendam Banjir, Korban Tewas Capai 100 Orang

KAMIS, 09 MEI 2024 | 11:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Banjir bandang yang melanda Brasil dalam beberapa hari terakhir telah merendam 400 kota di negara bagian Rio Grande do Sul.

Hingga Rabu (8/5), total korban jiwa akibat bencana alam tersebut telah mencapai 100 orang dan lebih dari 160.000 warga terpaksa mengungsi.

Gubernur Rio Grande do Sul,  Eduardo Leite memperingatkan bahwa jumlah korban akan kemungkinan meningkat karena kondisinya terus memburuk, khususnya di  Porto Alegre dan kota-kota lain.


"Banyak di antara mereka yang tidak memiliki akses terhadap air minum atau listrik atau bahkan sarana untuk meminta bantuan, karena layanan telepon dan internet terputus di banyak tempat," ungkap Leite, seperti dimuat AFP.

Sekitar 15.000 tentara, pemadam kebakaran, polisi dan relawan sedang bekerja di seluruh negara bagian, banyak di antaranya menggunakan perahu dan jet ski, untuk menyelamatkan warga.

Kantor walikota mendesak perahu penyelamat untuk menghentikan aktivitas mereka, dengan alasan risiko sengatan listrik akibat petir dan angin kencang dengan kecepatan lebih dari 80 kilometer per jam.

Pihak berwenang mendesak masyarakat untuk tidak kembali ke daerah yang terkena dampak karena kemungkinan tanah longsor dan bahaya kesehatan.

“Air yang terkontaminasi dapat menularkan penyakit,” juru bicara pertahanan sipil Sabrina Ribas.

Konfederasi Nasional Kota mengatakan sekitar 61.000 rumah telah rusak atau hancur akibat hujan dan banjir dengan kerugian ditaksir 6,3 miliar reais.

Kerusakan pada sekolah, rumah sakit dan bangunan kota, menimbulkan kerugian hingga 351 juta reais.

Porto Alegre adalah rumah bagi sekitar 1,4 juta orang dan wilayah metropolitan yang lebih besar memiliki jumlah penduduk dua kali lipat.

Bendungan Sungai Guaiba di negara bagian tersebut, yang mengalir melalui Porto Alegre, berisiko jebol, di mana dua di antaranya diperkirakan jebol dalam waktu dekat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya