Berita

Pabrik sepatu Bata/Net

Politik

Jokowi Bicara Faktor Pabrik Bata Gulung Tikar

SELASA, 07 MEI 2024 | 19:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Joko Widodo turut merespons penutupan pabrik sepatu Bata yang selama ini menjadi ladang pekerjaan bagi masyarakat Purwakarta, Jawa Barat.

Menurut Kepala Negara, penghentian operasional perusahaan adalah hal biasa yang terjadi di dunia industri. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kekuatan sebuah perusahaan.

"Ini kalau masalah ada pabrik yang tutup, (atau) sebuah usaha itu naik turun karena kompetisi. Mungkin karena efisiensi, bersaing dengan barang-barang baru yang lebih ini (kompetitif), (faktornya) banyak hal," kata Jokowi setelah peresmian Indonesia Digital Test House (IDTH), Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (7/5).


Meski begitu, ia menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan yang mencapai di atas 5 persen. Kondisi ini memicu optimisme di tengah lesunya perekonomian dunia.

"Secara makro pertumbuhan ekonomi kita sangat baik, 5,11 persen. Negara-negara lain, satu, dua, tiga, sudah masuk ke jurang resesi, negara lain juga growth-nya turun, tapi kita (Indonesia) mampu terus naik," sambungnya.

Selain pabrik Bata, sejumlah perusahaan di Indonesia juga gulung tikar, salah satu yang sempat ramai adalah pabrik ban PT Hung-A Indonesia karena terus merugi.

Menurut Corporate Secretary Sepatu Bata, Hatta Tutuko, berbagai upaya telah dilakukan selama empat tahun terakhir agar pabriknya terselamatkan. Namun kini perseroan tidak dapat melanjutkan produksi karena permintaan sepatu semakin menurun.

Akibatnya, lebih dari 200 karyawan sepatu Bata terpaksa di-PHK per 30 April 2024 kemarin.

Sementara itu, pabrik ban yang berlokasi di Cikarang telah lebih dulu melakukan PHK massal terhadap 1.500 karyawan sejak 1 Februari 2024 lalu.


Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya