Berita

Kontestan Pilpres 2024, Anies Baswedan/Istimewa

Politik

Anies: Cara Pandang Luhut Bisa Ganggu Demokrasi

SELASA, 07 MEI 2024 | 17:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pesan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto agar tidak membawa orang-orang toxic masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju (KIM) justru menuai kritik,

Seperti yang disampaikan kontestan Pilpres 2024, Anies Baswedan, yang meminta Luhut untuk menghormati perbedaan pandangan dan proses demokrasi.

"Pikiran boleh berbeda, gagasan boleh berbeda. Tapi satu hal, hormati perbedaan itu," kata Anies di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (7/5).


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu melanjutkan, ketika ada pihak yang memiliki perbedaan sudut pandang bukan berarti hal itu lebih buruk dan menyebarkan toxic.

"Bila anda tidak sepaham dengan saya maka anda tidak benar, anda tidak sehat. Ini cara pandang yang bisa ganggu demokrasi," tegas Anies.

Sebelumnya, Luhut berpesan kepada Prabowo agar lebih selektif dalam memilih orang untuk menjadi bagian dari kabinet pemerintahan mendatang. Jangan sampai kemajuan Indonesia terhambat oleh orang di dalam pemerintahan itu sendiri.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya