Berita

Kebersamaan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo/net

Politik

Wacana Presidential Club

Prabowo Ingin Redam Ketegangan SBY-Megawati-Jokowi

SELASA, 07 MEI 2024 | 16:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ide Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk membentuk forum Presidential Club atau Klub Presiden, dipandang Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, sebagai usaha untuk meredam ketegangan antar mantan presiden RI.

Mardani melihat hubungan antar mantan presiden terbilang unik. Misalnya, hubungan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang lama perang dingin.

Belakangan, hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati juga kian memanas. Hal ini disebabkan karena Jokowi yang notabene anak buah Megawati di PDIP malah mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.


"Ada ketegangan di antara tiga Presiden. Pak Prabowo mungkin ingin agar semangat gotong royong dan kerukunan antar mantan Presiden bisa dicairkan dengan semangat silaturahim," kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/5).

Melalui Presidential Club, memungkinkan mantan presiden RI untuk bertemu secara teratur, berbagi pengalaman, dan membangun hubungan yang lebih baik satu sama lain.

"Yang jelas jangan sampai Presidential Club mengganggu prinsip sistem presidensial kita. Di mana Presiden punya hak prerogatif," pungkas Mardani.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya