Berita

Menpora Dito Ariotedjo bersama Duta Besar Jepang untuk Indonesia HE Masaki Yashuhi usai pertemuan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (6/5)/instagram @ditoariotedjo

Sepak Bola

Menpora Minta Bantuan Pemerintah Jepang agar Cerezo Izinkan Justin Bermain Lawan Guinea

SELASA, 07 MEI 2024 | 13:59 WIB | OLEH: ACHMAD NUR HIDAYAT

Harus diakui, keberadaan Justin Hubner sangat dibutuhkan skuad Tim U-23 Indonesia untuk menghadapi Guinea dalam babak playoff Olimpiade Paris 2024 pada Kamis lusa (9/5). Repotnya, pemain Cerezo Osaka itu sudah langsung kembali ke kubnya usai Indonesia dikalahkan Irak pada perebutan peringkat ketiga Piala Asia U-23.

Karena itulah, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo meminta dukungan dari Pemerintah Jepang agar ikut mendorong Cerezo Osaka bisa mengizinkan Justin Hubner kembali memperkuat Garuda Muda saat melawan Guinea.

"Saya minta pemerintah Jepang mendorong Cerezo Osaka agar kasih izin Hubner bisa membela Indonesia di play-off," ujar Dito, dikutip dari akun Instagram pribadinya @ditoariotedjo, Selasa (7/5).


Permintaan itu disampaikan Dito saat menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, HE Masaki Yashuhi, di Kantor Kemenpora, Senin (6/5).

Dalam kesempatan tersebut, Menpora menyampaikan ucapan selamat kepada Tim U-23 Jepang yang sukses menjadi juara Piala Asia U-23 2024.

Nah, momen pertemuan itu juga dimanfaatkan oleh Menpor untuk meminta dukungan Pemerintah Jepang agar bantu mendorong Cerezo Osaka mengizinkan Justin Hubner bermain dalam laga playoff melawan Guinea.

Diketahui, Justin Hubner sudah kembali ke klubnya Cerezo Osaka usai membela Garuda Muda melawan Irak untuk memperebutkan posisi ketiga Piala Asia U-23 2024 di Doha, Qatar, yang dimenangi Irak dengan skor 2-1.

Tim U-23 Indonesia akan melakoni laga playoff melawan wakil Afrika, Guinea, di Perancis pada 9 Mei mendatang. Duel ini sangat penting karena untuk memperebutkan tiket menuju Olimpiade Paris 2024.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya