Berita

Presiden & CEO Kamar Dagang Dubai, Mohammad Ali Rashed Lootah di acara New Horizons: Doing Business with Indonesia di Hotel Raffles Jakarta Selatan, Senin, 6 Mei 2024/RMOL

Dunia

CEO Dubai Chamber: Indonesia Jadi Landasan Sempurna untuk Berbisnis di Asia Tenggara

SENIN, 06 MEI 2024 | 14:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dengan potensi dan keberagaman ekonomi yang dimiliki, Indonesia dinilai menjadi salah satu tempat yang sempurna untuk mengembangkan bisnis di Asia Tenggara.

Begitu yang disampaikan Presiden & CEO Dubai Chamber, Mohammad Ali Rashed Lootah di acara New Horizons: Doing Business with Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (6/5).

Lootah menceritakan bagaimana perkembangan hubungan dagang Uni Emirat Arab dan Indonesia. Dikatakan bahwa perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif UEA-Indonesia tahun lalu telah membuka peluang menarik bagi komunitas bisnis dan kedua negara.


"Ini juga menegaskan bahwa posisi Indonesia merupakan pasar yang sangat penting dan strategis bagi UEA dan Dubai," kata dia.

Lebih lanjut, Lootah mengungkap bahwa Juni tahun lalu, Kamar Internasional Dubai, salah satu dari tiga kamar di bawah payung kamar Dubai, meluncurkan kantor perwakilan Internasional Baru di Jakarta untuk lebih memperkuat hubungan dagang dan investasi bilateral.

"Tim kami di Jakarta dengan senang hati bekerja sama dengan dunia usaha Indonesia untuk mendukung pertumbuhan perdagangan dan investasi bilateral," jelasnya.

Menurut Lootah, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa sehingga banyak perusahaan Dubai yang menjajaki peluang investasi dan kemitraan di sini.

"Kami percaya bahwa Indonesia menawarkan landasan sempurna bagi perusahaan yang ingin berbisnis di Asia Tenggara," ujarnya.

Tak hanya itu, Lootah menjelaskan bahwa hubungan kerjasama ini bersifat timbal balik, di mana 114 perusahaan Indonesia telah terdaftar menjadi anggota Dubai Chamber.

Menurutnya, ini mencerminkan meningkatnya minat terhadap Dubai di kalangan komunitas bisnis Indonesia.

Itu mengapa, kata Lootah, pihaknya memperkuat hubungan untuk membantu pebisnis Dubai yang ingin melakukan ekspansi ke Indonesia, serta membantu pebisnis Indonesia untuk memasuki pasar dan memanfaatkan Dubai sebagai landasan peluncuran ambisi global mereka.

"Kami yakin bahwa kantor kami di Jakarta akan terus mendukung dan meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi bilateral strategis antara kedua negara," tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya